Sabtu, 18 Juli 2015

Lobi Fakultas



Lobi yang dimaksud disini adalah ruang teras dekat pintu masuk. Aku akan menceritakan  tentang lobi di fakultasku. Di tempatku menuntut ilmu ini ada dual lobi yang pertama lobi timur mahasiswa biasa menyebutnnya lotim dan lobi barat mahasiswa biasa menyebutnya lobar. Keduanya ramai dan aktif dengan  kegiatan mahasiswa.
Di lobi fakultas ini pulalah tempat yag pertama kali aku injak di fakultas ini. Tempat waktu aku berinteraksi, bernyanyi, bercanda, dan lainnya saat ospek. Seiring berjalannya waktu, ketika aku mulai aktif kuliah dan berkegiatan di kampus, aku seringkali menggukan lobi untuk sekedar melepas lelah. Jika sore menjelang aku biasanya rapat disini pula. Tak hanya itu di lobi ini juga aku seringkali diskusi, kajian, makan, menunggu teman, menjaga stand, bahkan mengadakan acara. Kadangkala di satu pintu di pojok lobi timur aku mengharapkan seseorang keluar dari pintu tersebut.
Ada satu kejadian tepatnya di lobi timur yang tidak pernah aku lupakan. Dimulai pada saat aku selesai kuliah. Aku langsung menuju  lobi timur setelah sampai, aku lalu duduk di tempat yang paling pojok.  Setelah duduk, tepat di sebelah kanan ada sebuah sampah yang berupa satu genggam buntalan koran.  Seperti kebiasaanku jika ada sampah berupa bacaan aku selalu membacanya terlebih dahulu sebelum membuangnya ke tempat sampah tidak terkecuali sampah yang satu ini. Setelah aku ambil lalu aku mulai membacanya. Dan ada satu berita yang menyita perhatianku. Lalu berita itu aku baca sampai selesai. Tak terasa air mataku mengalir deras karena isi dari berita tersebut.
Itulah sepenggal kisah lobi fakultasku yang merupakan salah satu tempat aku berproses  untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar